Setting client warnet/game online (Win XP)

1 komentar

Hokey.. sebenarnya banyak banget trik tweeking windows di forum-forum di internet, ratusan cara dan metode,tetapi ini coba saya beri beberapa resep hasil racikan dari sedikit trik/tip tweeking win XP yang bisa dipakai di client warnet/game online.

Sebelumnya silahkan baca syarat dan ketentuan, ingat ,,saya tidak bertanggung jawab atas segala gangguan dan kerusakan karena pemakaian tip/trik yang saya tulis,istilahnya dipakai monggo ga dipakai juga ga papa,tapi kalau berani protes,ta jitak gundulmu!!! Kan udah dibilangin diatas!?

SYARAT dan KETENTUAN

1. Tip&trik ini berlaku untuk win XP,untuk SO lain,silahkan sesuaikan sendiri.
2. Dalam hal tweeking registry, dipakai program regedit, jadi silahkan pelajari dulu gimana cara pakainya,terutama dalam pembuatan Key,String,DWORD,dll Nanya-nanya cara penggunaan regedit di posting ini dilarang keras!!!

A. TIP...!

1. Instalasikan program-program yang penting dan berguna sesuai dengan fungsi client warnet/game online,pakailah yang sifatnya free software dan legal misalnya:

Openoffice,Adobe Reader,7ZIP,Firefox,Opera,Chrome,WinAmp,Yahoo Messenger,XNview,IRC,K-lite Megacodecs/Media Player Classic dll

2. Jangan lupa instalkan plugin Adobe Flash Player
3. Antivirus 1 aja, dan jangan lupa matikan fitur auto updatenya.
4. Hapus program-program bawaan win yang tidak berguna

Code:

 Start - Control Panel - Add Remove Programs - Add/Remove Windows Components

Hapus aja semua,kecuali calculator dan MSpaint (jika diperlukan)
5. Instalasikan deepfreeze dan anti executable buat pengamanan terakhir

B. TRIK...!

1. Start Menu
Pakai REGEDIT

Code:

 HKEY_CURRENT_USER - Control Panel - Desktop - MenuShowDelay

Set nilai = 50

2. Access Folder
Pakai REGEDIT

Code:

 HKEY_LOCAL_MACHINE - SYSTEM - CurrentControlSet - Control -  FileSystem

Buat DWORD NtfsDisableLastAccessUpdate isi nilai = 1

3. Tweek Memory
Khusus trik yang satu ini memory /RAM komputer client, optimalnya 2GB keatas.Belum sampai??? Yah,kata sesepuh kita dulu : "jer basuki,mowo beyo", beli dunk!!!! Pelit amat

Pakai REGEDIT

Code:

 HKEY_LOCAL_MACHINE - SYSTEM - CurrentControlSet - Control - SessionManager - Memory Management

a.DisablePagingExecutive isi nilai = 1
b.LargeSystemCache isi nilai = 1

4. Bandwidth
Pakai RUN

Code:

gpedit.msc - Computer configuration - Administrative Templates - Network - QOS Packet Scheduller - Limit Reservable Bandwidth

set enable ,isi nilai dengan 0%

5. StartUp
Pakai RUN

Code:

msconfig - Startup
Hilangkan semua centangnya,kecuali antivirus
Hah.. selesai dah... Jangan lupa direstart. Silahkan buktikan keampuhannya.Semoga berguna...

Sumber : disini.

Kabel Jaringan Cross Bukan Hanya Untuk PC to PC

0 komentar

Insprasi artikel ini saya tulis sewaktu seorang teman minta tolong untuk merubah kabelnya dari yang awalnya digunakan dalam sebuah hub ( konsentartor ) ingin di ganti ke susunan kabel cross untuk PC to PC ( peer to peer ).

Ya memang susunan kabel koneksi pc to pc atau peer to peer berbeda dengan susunan kabel jaringan yang terhubung yang di hubungkan ke suatu hub atau switch. Pada PC to PC menggunakan susunan kabel cross dan yang terhubng dengan hub/switch menggunakan susunan straight ( sejajar ujung satu dengan ujung lainnya ). Selengakapnya susunankabel jaringan bisa dilihat di tulisan saya sebelaumnya disini.

Nah kita mulai materi utamanya yaitu MDI da MDI-X ( apaa tuh he..he..he.. )

MDI ( Medium Dependent Interface ) adalah standart pengkabelan di sebuah port Ethernet yang ada di setiap NIC ( Netwok Interface Card ) atau biasa yang kita kenal dengan nama LAN card dan juga ada di HUB atau switch ( sudah ya sampai disini bahas si MDI klo mau lanjut silahkan ke Om Wiki he..he..he.. ) .

MDI port ini identik dengan koneksi kabel straight dan MDI-X bisa dibilang adalah koneksi ethernet untuk kabel cross atau TX. Dari perbedaan susunan kabel jaringan diatas sudah sejak dulu bukan lah lagi menjadi kendala, mengapa…??? karena sudah sejak lama teknologi untuk mengabungan koneksi MDI dan MDIX terimplementasi di Network Device seperti modem, Hub, Switch, router dll ( konon HP – Hewlett-Packard lah yang mengenalkan teknologi auto MDIx ini coba cek kesini aja bener ga ya ) Semoga bermanfaat....

Sumber : disini.

Susunan Kabel Jaringan

0 komentar

Mudah tapi agak sering dilupakan tapi paling sering di cari?? bagaimana urutan kabel jaringan. Berikut ini bisa jadi bahan untuk kamu pelajari atau di print untuk jadi handbook, ntar di selipin di dompet.klo lagi masang kabel jaringan.

Gambar perbedaan kabel 568A dan 568B

Susunan Kabel Cross

Perbedaan Susunan Kabel Cross dgn Kabel Straight

Nah setelah kamu tau susunan kabel jaringan dan lainnya. selamat mencoba....


Sumber : disini.

Cara Mengatasi Sharing File dari Access is Denied di Windows XP

1 komentar

Hari ini betul – betul sangat mengesalkan. Seharian di buat pusing oleh kelakuan virus yang menganggu. Entah apa itu virusnya, tetapi yang pasti virus yang berasal dari vietnam mengganggu akses jaringan sistem sharing and security windows XP SP2. virus menyebar melalui Yahoo Messenger dan Skype. Hampir semua akses sharing komputer di kantor mati total. Bah .. sungguh menjengkelkan.

Teman – teman dikantor mengeluh dengan kejadian ini, langsung saja saya beraksi … hehehe. Dengan seperangkat laptop dan hardisk eksternal berisi antivirus cukup untuk menuntaskan virus ini. Saya coba pake Antivirus AVG, Antivirus Avira, Antivirus Smadav masih saja menempel di folder yang tersembunyi. Pusing kepala deh … Akhirnya saya mencoba antivirus NOD32, antivirus kaspersky dan antivirus Norman. Pertama saya coba pake NOD32 versi 4 bla bla bla … eh ternyata berhasil. Setelah itu saya scan lagi menggunakan Smadav untuk memperbaiki register windows yang error. Tapi berhubung saya tidak mencatat nama virusnya alias lupa, nanti saja kalo sudah balik ke kantor akan saya tengok log2 nya.

Masalah lain akhirnya menghampiri diriku, ternyata sharing and security nya wafat. Bused … apa – apaan nih ! Padahal virusnya uda mampus loh … Langsung saya check di service windows nya, di bagian DHCP active, computer browser active, workstation active, server active juga. Selain itu, firewall windows dan antivirus sudah off, begitu juga login guest sudah diaktifkan. Trus apa lagi ya penyebabnya.

Baca2 di om google lagi deh, pencarian 15 menit ternyata tidak sia – sia juga. Dari sebuah forum luar yang membahas mengenai sharing access is denied ! Ck ck ck … ternyata banyak banget problem nya. Tapi ada satu tips yang menarik dari seseorang yang bernama Peter. Dia mencoba mengutak utik dari register dan ketika saya terapkan tipsnya, ternyata berhasil bro ! Mo tahu tipsnya ? Berikut tipsnya :

1. Kamu langsung saja ketik regedit di menu Run
2. Setelah masuk di Regedit langsung saja ke bagian ini HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Lsa
3. Lalu ubah value of key nya di bagian “restrictanonymous” ke 0 untuk di nonaktifkan.
4. Trus direstart.

Hal yang Sepele tapi efeknya bikin pusing kepala. Tapi lumayanlah dapat pengalaman baru untuk troubleshoot Cara Mengatasi Sharing File dari Access is Denied di Windows XP. Saya tulis troubleshoot ini diblog biar saya tidak lupa … hehehe … maklum pelupa bro. Oke deh, sampai ketemu di troubleshoot lainnya.


Sumber : disini.

Cara Menghilangkan Virus Shortcut di komputer

0 komentar

Virus di computer jaman sekaran ini semakin berkembang saja, mulai dari yang biasa kita hadapai seperti Trojan, worm, dan masih banyak sekali jenis virus yang tak kalah menjengkelkan lainya, nah satulagi ada jenis virus PIF starter atau yang biasa disebut virus shortcut

Modusnya adalah banyaknya shortcut yang ada di computer kita hasil kerja dari virus tersebut dab apabila penanganya salah maka virus itu akan kabuh lagi dan semakin hebat menyerang, maka berikut ini ada beberapa cara untuk menghilankan virus shortcut atau virus PIF starter tersebut

1. Matikan system restore computer kita terlebih dahulu
2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows
3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut


Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.

Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS

4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.

5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:

Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.

Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama

6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.

"Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'. "

7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:

Klik kanan repair.inf
Klik Install
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer

Semoga tips ini bermanfaat dan bisa membatu kita semua agar dapat menghilangkan virus shortcut yang menyerang Komputer kita.

Sumber : disini.

Trik Menghapus Virus Autorun.inf

1 komentar

Software antivirus Anda telah menemukan virus sebelum Anda membuka harddisk ataupun media removable? Berikut tips dan trik untuk membersihkan virus Autorun dari harddisk atau media removable, seperti flashdisk, dan sebagainya.
1. Buka command prompt di bagian “Start – Accessories” atau ke menu “Start – Run” dan ketikkan “cmd” (tanpa tanda petik). Click Enter.
2. Ketikkan "attrib -h -r -s autorun.inf", lalu click Enter.
3. Ketikkan "del autorun.inf", lalu click Enter.
4. Lakukan proses yang sama dengan drive lainnya dan restart computer.

Tips :
- Terkadang "cmd prompt" akan menampilkan error "file not found autorun.inf”, atau terkadang sebenarnya harddisk atau flashdisk Anda tidak memiliki file autorun.inf, sehingga biarkan harddisk Anda tetap berjalan seperti biasanya.

- Setelah menghapus file Autorun tersebut dari semua harddisk ataupun media removable, segera restart computer. Usahakan untuk tidak membuka harddisk atau flashdisk sebelum Anda me-restart computer Anda, atau jika tidak Anda harus mengulang prosedur di atas sekali lagi.

Sumber,

Memunculkan File yang di Hidden Virus

2 komentar

Sering saya jumpai beberapa masalah di dalam kehidupan IT ini, diantaranya adalah komputer kena virus dan file-file menjadi rusak. Diantara virus-virus yang saya jumpai, akhir-akhir ini di kalangan temen-temen saya, saya menemukan kasus yang sering terjadi karena virus.
Biasanya temen-temen saya menggunakan anti virus dan kemudian mengakibatkan virus tersebut hilang dan Folder dan file ga keliatan lagi, karena pada dasarnya yang sebelumnya kelihatan itu adalah clone dari virus tersebut, jadi folder n file yang kita miliki itu di clone oleh virus dan menyembunyikan file dan folder aslinya, mungkin anggapan anda file dan folder tersebut ke apsu bersamaan dengan scan virus yang anda lakukan sebelumnya, tapi sebenarnya file dan folder tersebut tidaklah hilang, hanya di hidder dan hidden tersebut di read only sehingga susah untuk di unhiddennya, oleh karena itu ada trik tertentu untuk memunculkan kembali file dan folder tersebut yaitu dengan cara:

Anda masuk ke dalam command line dengan cara klik Start -> Run -> kemudian ketikan cmd dan kemudian setelah masuk ke dalam command line biasanya directory defaultnya berada di C:/ tapi jika yang tadi mantan kena virus berada di drive G:/ maka anda tinggal ketikan G: kemudian secara otomatis dia akan masuk ke dalam drive G:/ setelah masuk coba anda ketikan dir /a untuk memunculkan keseluruhan file termasuk file-file yang di hidden, setelah itu kan bisa keliatan tuh kalau file n folder yang kita miliki masih ada di tempatnya, maka hal berikutnya yang anda lakukan adalah mengetikan attrib -r -h -s *.* /s /d untuk memunculkan hidden file yang read only untuk folder dan file secara keseluruhan di drive tersebut.

Maka anda tinggal cek di exlorer di drive G: file yang anda miliki sudah kembali dengan selmat. Jadi anda tidak perlu kehilangan file n folder yang berharga tersebut. ada juga beberapa yang memang defaultnya di hidden akan ikut muncul karena kan pada saat tadi kita menjalankan tembakan attrib itu untuk keseluruhan di jadikan unhidden jadi untuk file yang memang kodratnya di hidden silahkan hidden kembali. Dan Hati-hati terhadap virus. Hanya segitu dah yang bisa ane sampaikan, mudah-mudahan bisa bermanfaa.

Sumber,